17 October 2022
4 menit baca

Tips Investasi untuk Pemula Supaya Tidak Salah Langkah

4 menit baca

Tips investasi sangat dibutuhkan pemula yang baru saja terjun di dunia investasi. Sebagai seorang yang baru memulai kebiasaan ini, Anda perlu mencari tahu sebanyak mungkin informasi mengenai investasi dan strategi menjalankannya. Ini agar Anda tidak salah langkah dalam mengambil keputusan dan berujung pada kerugian. Lalu apa saja tips investasi untuk pemula? Anda bisa mendapatkannya dalam uraian berikut ini.

 

 

Bermimpilah karena itu akan menjadi kenyataan

Tips investasi yang pertama untuk Anda adalah bermimpilah. Temukan apa yang ingin Anda capai. Jangan takut atau ragu karena investasi akan membantu mewujudkan mimpi Anda menjadi kenyataan.

 

Apakah Anda ingin memiliki gadget baru dengan teknologi terbaru tahun depan? Apakah Anda berencana liburan ke luar negeri? Atau Anda ingin mencapai kemandirian finansial? Mimpi-mimpi tersebut bisa terwujud tahun depan, tiga tahun lagi, atau sepuluh tahun lagi asal Anda mulai berinvestasi dari sekarang.

 

Cari tahu berapa budget yang Anda butuhkan untuk mencapai mimpi-mimpi tersebut. Dari situ Anda akan tahu berapa yang harus Anda sisihkan untuk investasi. Bermimpi untuk mencapai tujuan finansial Anda adalah motivasi paling kuat untuk mulai berinvestasi.

 

Jangan hanya melihat sesuatu yang baik tetapi lupa mempersiapkan diri untuk hal buruk

Investasi memang dapat membantu Anda mewujudkan mimpi-mimpi Anda. Namun, instrumen investasi apapun juga memiliki risiko yang perlu Anda ketahui. Carilah informasi tidak hanya kelebihan tetapi juga risiko yang harus Anda hadapi.

 

Tidak hanya risiko instrumen investasi, tetapi pahami juga profil risiko Anda. Ini adalah tips investasi yang kedua untuk Anda. Profil risiko adalah tingkat toleransi Anda terhadap risiko atau kerugian dalam berinvestasi. Secara umum, profil risiko investor dikategorikan menjadi konservatif, moderat, dan juga agresif.

 

Kategori konservatif menunjukkan bahwa Anda lebih memilih investasi dengan risiko yang kecil. Sementara itu, kategori moderat adalah orang yang cukup berani mengambil risiko investasi yang lebih besar tetapi tetap berhati-hati. Orang yang memiliki kategori agresif berani mengambil tantangan untuk meletakkan sebagian besar uangnya dalam instrumen investasi yang berisiko tinggi.

 

Anda perlu mengetahui yang mana profil risiko Anda. Biasanya investor pemula memiliki profil risiko konservatif karena belum memiliki banyak pengetahuan dan pengalaman dalam berinvestasi. Namun, ada pula investor pemula yang berani mencoba menginvestasikan uangnya dalam instrumen berisiko tinggi sehingga mereka tergolong moderat. Profil risiko ini akan membantu Anda untuk menentukan jenis investasi yang sesuai dengan Anda.

 

Menentukan instrumen investasi yang sesuai

Anda sudah menentukan mimpi-mimpi yang akan Anda capai dengan bantuan investasi. Anda juga sudah mengetahui apa profil risiko Anda. Tips investasi yang selanjutnya adalah menentukan instrumen investasi yang sesuai dengan Anda berdasarkan tujuan finansial dan profil risiko tersebut.

 

Berdasarkan waktunya, investasi dibagi menjadi investasi jangka panjang dan investasi jangka pendek. Investasi jangka pendek bisa Anda gunakan untuk memenuhi kebutuhan jangka pendek Anda dalam waktu kurang dari satu tahun hingga tiga tahun yang akan datang. Sementara itu, investasi jangka panjang bisa Anda pilih untuk mewujudkan mimpi Anda lima tahun tahun yang akan datang hingga belasan atau puluhan tahun lagi.

 

Anda bisa menyesuaikan investasi terbaik untuk Anda dengan menilik target finansial Anda. Misalnya Anda ingin membeli telepon pintar baru pada akhir tahun depan. Jika begitu Anda bisa memilih investasi jangka pendek untuk membeli telepon pintar tersebut. Anda bisa memilih Investasi reksa dana, obligasi, atau P2P Lending untuk berinvestasi jangka pendek.

 

Jika Anda memiliki mimpi jangka panjang seperti ingin membeli rumah, menikah, atau melanjutkan studi, investasi jangka panjang adalah jawabannya. Investasi emas, saham, atau deposito bisa Anda pilih sebagai cara untuk mewujudkan target finansial jangka panjang tersebut.

 

Ada pepatah berbunyi don’t put all your eggs in one basket

Dalam memulai investasi, janganlah menaruh uang Anda dalam satu instrumen saja. Ini adalah salah satu cara untuk menjalankan pepatah don’t put all your eggs in one basket. Cara ini akan membantu Anda mengurangi kemungkinan kerugian dalam melakukan investasi. Strategi tersebut dikenal dengan istilah diversifikasi.

 

Anda kalanya sebuah investasi merugi. Jika Anda menaruh uang Anda dalam satu instrumen yang merugi tersebut, Anda akan kehilangan semua uang Anda. Lain halnya jika Anda membagi uang Anda dalam beberapa jenis investasi. Jika salah satunya rugi, Anda masih memiliki keuntungan dari investasi yang lain.

 

Ada berbagai jenis investasi yang perlu Anda manfaatkan untuk diversifikasi. Misalnya Anda memiliki tujuan jangka pendek. Anda bisa memilih investasi reksadana dan investasi P2P Lending untuk mengurangi risiko kerugian.

 

Menyisihkan di awal agar jauh dari godaan

Investasi masih merupakan hal asing bagi investor pemula sehingga belum terbiasa melakukan investasi. Karenanya, investor pemula terkadang kesulitan untuk mengelola keuangan atau lupa untuk berinvestasi. Hal seperti itu harus Anda hindari untuk mendapatkan keuntungan yang optimal.

 

Anda perlu menyisihkan uang untuk investasi Anda di awal. Begitu Anda mendapat uang setiap bulan, langsung alokasikan uang tersebut dalam instrumen investasi yang Anda pilih. Jangan sisakan uang di akhir bulan untuk berinvestasi karena Anda akan cenderung menghabiskan uang di rekening. Di akhir bulan, Anda malah tidak memiliki uang sama sekali untuk diinvestasikan.

 

Dengan menyisihkan uang di awal bulan, Anda dapat meminimalisasi godaan untuk membelanjakan semua uang yang Anda miliki. Berapapun uang yang Anda miliki, sisihkanlah 10–20% untuk diinvestasikan di awal bulan.

 

Anda telah membaca beberapa tips investasi dalam artikel ini. Meskipun begitu, masih banyak cara investasi lain yang bisa Anda coba dan aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Semakin lama Anda belajar dan mencoba berinvestasi, semakin banyak strategi investasi yang akan Anda temukan berdasarkan pengalaman Anda.

14 Reads
Author: Bizhare Editor
0 Suka